Netanyahu Usul Warga Palestina Diusir ke Saudi, Kemlu: Mentalitas Penjajah!

Anton Suhartono
Benjamin Nentanyahu menyebut negara Palestina seharusnya didirikan di dalam wilayah Arab Saudi (Foto: AP)

DOHA, iNews.id - Arab Saudi mengomentari pernyataan kontroversial sekaligus konyol Perdana Menteri Israel Benjamin Nentanyahu. Dia mengatakan negara Palestina seharusnya didirikan di dalam wilayah Arab Saudi.

Netanyahu juga menyarankan seluruh penduduk Palestina yang berada di Tepi Barat dan Jalur Gaza diusir ke gurun di Saudi.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arab Saudi menegaskan hak rakyat Palestina atas tanah mereka tidak bisa diganggu gugat.

"Kerajaan menegaskan, rakyat Palestina memiliki hak atas tanah mereka dan mereka bukan penyusup atau imigran yang bisa diusir kapan pun penjajah brutal Israel menghendaki," bunyi pernyataan Kemlu Arab Saudi, Minggu (9/2/2025).

Saudi juga menyebut Israel memiliki mentalitas penjajah ekstrem yang menyangkal adanya hubungan emosional, historis, dan hukum antara penduduk Palestina dengan tanah air mereka

"Mereka sejak awal tidak menganggap rakyat Palestina layak untuk hidup," demikian isi permyataan.

Disebutkan, para pendukung ide-ide ekstremis tersebut merupakan kelompok sayap kanan yang berusaha mencegah Israel bisa menerima perdamaian. Mereka adalah orang-orang yang menolak hidup berdampingan secara damai, menolak usulan perdamaian yang diadopsi oleh negara-negara Arab.

Kecaman serupa sebelumnya disampaikan Kemlu Uni Emirat Arab (UEA) dan Mesir. Mereka mengutuk pernyataan Netanyahu yang menyarankan agar warga Palestina diusir dari Tepi Barat dan Gaza ke Arab Saudi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza

Nasional
12 jam lalu

Mensesneg: Board of Peace Komitmen RI Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Nasional
13 jam lalu

TNI bakal Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Berapa Jumlahnya?

Internasional
15 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal