Netanyahu Terpojok, Tak Bisa Hindari Gencatan Senjata dengan Hamas Lagi

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu terpojok, tak bisa menghindari desakan gencatan senjata dengan Hamas lagi (Foto: AP)

"Namun, kini sangat jelas, dia tidak bisa bermanuver lagi," tuturnya.

Barghouti, dalam wawancara dengan Al Jazeera sebelumnya, mengatakan meski gencatan senjata merupakan momen melegakan, warga Gaza masih menghadapi hari-hari penderitaan karena pasukan Israel meningkatkan serangan. Kesepakatan gencatan senjata baru berlaku efektif pada Minggu (19/1/2025).

Sejak Qatar mengumumkan kesepakatan gencatan pada Rabu (15/1/2025) malam, Israel telah membantai hampir 100 warga Gaza, kebanyakan ada di bagian utara.

Dia menambahkan, sebenarnya peluang untuk mencapai gencatan senjata terbuka lebar pada Juli 2024, namun Netanyahu membatalkannya di menit-menit terakhir karena mengajukan syarat baru.

"Kita harus kehilangan 10.000 orang lagi karena desakan Netanyahu untuk melanjutkan genosida ini, dan karena keegoisan Netanyahu, yang hanya memenuhi kepentingannya sendiri," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal