Netanyahu Tak Terima Australia Akui Palestina, Sebut PM Albanese Politikus Lemah

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu menyebut Anthony Albanese sebagai politikus lemah (Foto: AP)

“Hari ini saya bisa memastikan bahwa pada Sidang Majelis Umum PBB ke-80 pada September, Australia akan mengakui negara Palestina," kata Albanese, saat itu.

Dia menegaskan Australia akan mengakui hak rakyat Palestina untuk memiliki negara sendiri berdasarkan komitmen yang telah diterima negaranya dari Pemerintah Otoritas Palestina. 

Australia, lanjut dia, akan bekerja sama dengan komunitas internasional untuk mewujudkan hak Palestina. Pengakuan negara Palestina, kata dia, sebagai bagian dari upaya global terkoordinasi untuk membangun momentum bagi solusi dua negara.

Setelah itu Australia melarang masuk Rothman, tokoh radikal yang mendukung pengusiran warga Palestina dari Gaza serta menyebut anak-anak Palestina sebagai musuh Israel. Dia sedianya memberikan pidato di "Tur Solidaritas" Asosiasi Yahudi Australia di Sydney.

Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke mengatakan pemerintah melarang Rothman masuk selama 3 tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Perjuangan Palestina

57 tahun lalu

10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi

57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

57 tahun lalu

Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal