Netanyahu Ngotot Tolak Negara Palestina

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu menegaskan penolakannya atas negara Palestina (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri (PM) IsraelBenjamin Netanyahu menegaskan penolakannya atas berdirinya negara Palestina. Sikapnya itu diyakini hanya akan menambah panjang konflik.

Dia mengatakan, memberi pengakuan negara Palestina seperti memberikan hadiah yang besar bagi Hamas setelah perang pada 7 Oktober.

“Israel di bawah kepemimpinan saya akan terus menentang keras pengakuan sepihak atas negara Palestina,” ujarnya, dalam konferensi pers, Sabtu(17/2/2024) malam waktu setempat. 

Israel juga telah mengirim juru runding ke Mesir untuk negosiasi gencatan senjata sebagaimana diminta Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Namun Netanyahu menegaskan mereka diutus bukan untuk menerima syarat dari Hamas. Menurut dia, tuntutan Hamas untuk gencatan senjata yakni penghentian perang secara permanen hanya khayalan. 

Pembicaraan yang dimediasi Mesir dan Qatar untuk menyepakati gencatan senjata di Gaza serta pembebasan lebih dari 100 sandera Israel belum membuahkan hasil. Perundingan putaran baru di Kairo yang berakhir pada Selasa lalu tak membuahkan hasil.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun

57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal