Netanyahu Lawan Trump, Israel Tak Bisa Didikte Soal Pasukan Perdamaian di Gaza

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu menegaskan Israel tidak bisa ditekan oleh siapa pun, termasuk AS, terkait pasukan penjaga perdamaian di Gaza (Foto: AP)

Sinyal itu memperkuat dugaan bahwa Israel tak akan membiarkan pasukan dari negara-negara Muslim ditempatkan di Gaza, karena dianggap tidak akan menguntungkan posisi militer dan politik Tel Aviv.

Netanyahu pada pekan lalu bahkan mengisyaratkan penolakan kehadiran pasukan Turki di wilayah Gaza untuk peran apa pun. Hubungan kedua negara memburuk sejak perang pecah, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan secara terbuka menyebut Israel melakukan genosida terhadap warga Gaza.

Retak di Balik Sekutu

Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio menegaskan, Washington akan berkonsultasi dengan Israel dalam menentukan komposisi pasukan internasional. Namun Rubio juga menekankan bahwa pasukan tersebut harus “nyaman bagi Israel”, sebuah pernyataan yang mencerminkan kehati-hatian AS untuk tidak menyinggung sekutunya itu.

Meski demikian, pengamat menilai pernyataan Netanyahu sebagai tantangan terbuka terhadap kepemimpinan AS di kawasan. Hubungan yang selama ini digambarkan sebagai kemitraan strategis kini tampak diwarnai ketegangan soal siapa yang sebenarnya memegang kendali atas kebijakan pascaperang Gaza.

“Netanyahu ingin menunjukkan kepada publik dalam negeri bahwa Israel berdiri di atas kaki sendiri dan tidak menjadi subordinat AS,” ujar analis hubungan internasional asal Yerusalem, Eli Bar David.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal