Netanyahu Disebut Setujui Operasi Peledakan Massal Pager di Lebanon

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: AP)

WASHINGTON DC, iNews.id - Operasi peledakan massal pager di Lebanon dikatakan mendapat persetujuan dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan para anggota kabinet serta kepala keamanannya. Hal itu terungkap dalam laporan portal berita AS, Axios, Selasa (17/9/2024).

Menurut salah satu sumber, Israel sedang melaksanakan operasi untuk membawa perang melawan gerakan Hizbullah di Lebanon ke fase baru. Sementara dua pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa Israel belum memberi tahu Washington DC tentang rencananya itu sebelum melancarkan operasi tersebut.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, mengatakan kepada wartawan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan informasi mengenai insiden di Lebanon itu. Menurut dia, AS tidak terlibat dalam insiden tersebut dan tidak mengetahui sebelumnya.

Menteri Kesehatan Lebanon, Firas Abyad mengatakan, sedikitnya 11 orang tewas dan lebih dari 4.000 lainnya terluka akibat ledakan massal pager di seluruh negeri itu. Sementara Kementerian Luar Negeri Lebanon menyebut ledakan massal itu sebagai akibat serangan siber Israel.

Laporan media menyebutkan, pager digunakan oleh Hizbullah sebagai sistem komunikasi tertutup yang paling tidak rentan terhadap peretasan dan penyadapan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi

57 tahun lalu

Mantan Kepala Staf IDF Ini Siap "Gulingkan" Netanyahu sebagai PM Israel

57 tahun lalu

Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran

57 tahun lalu

Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal