Negara Ini Larang Penggunaan Huruf Z terkait Perang Rusia-Ukraina, Denda hingga Rp46 Juta

Anton Suhartono
Latvia mengesahkan UU yang melarang penggunaan huruf Z sebagai simbol yang bertujuan mendukung invasi Rusia ke Ukraina (Foto: Reuters)

Kementerian Pertahanan Rusia pada awal Maret menjelaskan, Z berarti kemenangan dan V kebenaran, meskipun huruf itu tidak ada dalam alfabet Rusia.

Dua negara bagian di Jerman yakni Bavaria dan Lower Saxony juga menerapkan aturan serupa, melarang penggunaan simbol Z.

Siapa saja yang menggunakan simbol itu di tempat umum atau dalam demonstrasi terancam hukuman penjara 3 tahun atau denda.

Pemerintah dua negara bagian itu menyatakan, menunjukkan simbol itu menandakan dukungan atas agresi Rusia ke Ukraina yang sama saja menyetujui tindakan kriminal.

"Kami tidak menerima dukungan apa pun atas kejahatan yang melanggar hukum internasional," kata Menteri Kehakiman Bavaria, Georg Eisenreich.

Perusahaan asuransi Swedia, Zurich Insurence Group, juga menarik logo mereka yakni huruf Z berwarna putih dengan latar belakang biru dari media sosial. Perusahaan khawatir logo itu bisa disalahartikan, meskipun menggunakannya lebih dulu dibandingkan Rusia.

Selain itu dua anggota parlemen Lithuania juga mendesak pemerintah untuk melarang penggunaan simbol Z.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

4 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

4 hari lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

5 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal