“Jika dukungan dan kehadiran mereka dicabut, Allah tahu apa yang akan terjadi. Banyak anak akan meninggal, kehidupan akan hancur, dan banyak keluarga akan porak-poranda karena keputusan ini,” ujarnya.
Meski gencatan senjata telah disepakati, Israel disebut masih terus melakukan serangan serta memberlakukan pembatasan ketat terhadap masuknya bantuan dan barang kebutuhan pokok ke Gaza.
Lebih dari 1 juta warga kini harus bertahan hidup di tengah cuaca musim dingin ekstrem dengan hanya tinggal di tenda-tenda darurat.