“Kegagalan untuk menolak upaya pengendalian terhadap kerja organisasi bantuan akan semakin merusak prinsip-prinsip kemanusiaan dasar, seperti netralitas, kemerdekaan, ketidakberpihakan, dan kemanusiaan yang mendasari kerja bantuan di seluruh dunia,” kata Lazzarini.
Larangan ini memicu keputusasaan di kalangan warga Gaza yang selama ini sangat bergantung pada bantuan internasional.
Siraj Al Masri, warga Khan Younis, mengatakan organisasi kemanusiaan internasional merupakan satu-satunya harapan bagi masyarakat yang kehilangan mata pencaharian dan akses kebutuhan dasar.
“Ke mana kami harus pergi? Kami tidak punya penghasilan, tidak punya uang,” ujar Al Masri kepada Al Jazeera.
Warga Gaza lainnya, Ramzi Abu Al Neel, memperingatkan dampak fatal dari keputusan Israel tersebut, terutama bagi anak-anak dan keluarga rentan.