Negara Barat Kecam Israel Larang Puluhan Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza

Anton Suhartono
Keputusan Israel melarang puluhan lembaga kemanusiaan internasional beroperasi di Gaza menuai kecaman luas dari komunitas internasional (Foto: AP)

Siraj Al Masri, warga Khan Younis, mengatakan organisasi kemanusiaan internasional merupakan satu-satunya harapan bagi masyarakat yang kehilangan mata pencaharian dan akses kebutuhan dasar.

“Ke mana kami harus pergi? Kami tidak punya penghasilan, tidak punya uang,” ujar Al Masri kepada Al Jazeera.

Warga Gaza lainnya, Ramzi Abu Al Neel, memperingatkan dampak fatal dari keputusan Israel tersebut, terutama bagi anak-anak dan keluarga rentan.

“Jika dukungan dan kehadiran mereka dicabut, Allah tahu apa yang akan terjadi. Banyak anak akan meninggal, kehidupan akan hancur, dan banyak keluarga akan porak-poranda karena keputusan ini,” ujarnya.

Meski gencatan senjata telah disepakati, Israel disebut masih terus melakukan serangan serta memberlakukan pembatasan ketat terhadap masuknya bantuan dan barang kebutuhan pokok ke Gaza. 

Lebih dari 1 juta warga kini harus bertahan hidup di tengah cuaca musim dingin ekstrem dengan hanya tinggal di tenda-tenda darurat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
31 menit lalu

Trump Ngotot kepada Netanyahu, Negosiasi Nuklir dengan Iran Harus Berlanjut

Internasional
49 menit lalu

Duh! Tenda Pengungsian Gaza Terbakar, Adik-Kakak Tewas

Internasional
17 jam lalu

Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel

Internasional
17 jam lalu

Tolak Kunjungan Presiden Israel, Ratusan Demonstran Australia Kepung Gedung Parlemen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal