Negara Bagian di India Ramai-Ramai Menentang UU Anti-Muslim

Anton Suhartono
Seorang anak perempuan di Bangalore ikut serta dalam unjuk rasa menentang CAA dan NRC (Foto: AFP)

India menerapkan sistem pemerintahan federal di mana wilayah memiliki kekuasaan untuk menentukan sikap untuk hal tertentu. Sementara kelompok Modi, di bawah Partai Bharatiya Janata (BJP), menguasai pemerintahan pusat.

Kerala dikuasai Front Demokratik Kiri, sebuah koalisi partai-partai sayap kiri yang berseberangan dengan BJP.

Pada Jumat lalu, Menteri Negara Bagian Kerala Pinarayi Vijayan menindaklanjuti resolusi yang disampaikannya pada 31 Desember 2019 dengan meminta rekan-rekannya di 11 negara bagian yang tak dipimpin BJP untuk mempertimbangkan langkah yang sama.

Beberapa negara bagian itu menegaskan tidak akan menerapkan CAA dan NRC.

Menteri Bengal Barat dan Kerala juga menegaskan tak akan melakukan aktivitas apa pun terkait Daftar Kependudukan Nasional yang digambarkan sebagai pendahulu dari NRC.

Negara Bagian Bihar, di mana pemerintahannya berbagi antara politisi BJP dan kelompok oposisi, juga tidak akan menerapkan NRC.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anak-Anak Muda India Muak dengan Pemerintah, Bentuk "Partai Kecoak"

57 tahun lalu

Seru! Festival ASEAN-India Bazaar 2026 Jadi Tempat Berburu Kuliner sekaligus Belajar Budaya

57 tahun lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

57 tahun lalu

Piala Dunia 2026 Tak Tayang di 1 Negara Besar, FIFA Panik Kehilangan 1 Miliar Penonton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal