NATO Akan Terus Kirim Senjata ke Ukraina, Rusia: Jangan Lagi Menuang Minyak ke dalam Api

Ahmad Islamy Jamil
Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg. (Foto: Reuters)

“Kami setuju bahwa ancaman nuklir (oleh Rusia) tidak dapat diterima. Kami akan terus mendukung Ukraina,” cuitnya.

Sejak Rusia meluncurkan operasi militer di Ukraina pada 24 Februari, negara-negara Barat telah memberikan bantuan kemanusiaan, militer, dan keuangan kepada Kiev. Moskow mengecam aliran senjata ke Ukraina dari sekutu Baratnya, dengan mengatakan hal itu hanya “menuang minyak ke dalam api”.

Moskow telah berulang kali memperingatkan Barat agar tidak terlibat lebih jauh dalam konflik tersebut. Sementara Uni Eropa, Amerika Serikat, dan NATO telah menyatakan bahwa mereka bukan pihak dalam permusuhan Moskow dengan Kiev. 

Faktanya, negara-negara Barat secara terang-terangan melatih tentara Ukraina, di samping mengirim instruktur dan perangkat keras mereka ke Ukraina, dan memberikan informasi intelijen kepada Kiev untuk melawan Moskow.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 jam lalu

Serangan AS ke Iran Tewaskan 53 Orang, Ratusan Luka

4 jam lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

5 jam lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

7 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal