NASA Hitung Mundur Peluncuran Pesawat ke Matahari

Anton Suhartono
Ilmuwan menguji Parker Solar Probe pada Mei 2018 (Foto: AFP)

Korona memiliki panas sekitar 300 kali lebih hebat dari permukaan matahari. Lapisan itu juga bisa melemparkan plasma dan partikel energik yang dapat menyebabkan badai geomagnetik. Dampak badai ini bisa mengganggu kelistrik di Bumi.

"Parker Solar Probe akan membantu kami melakukan pekerjaan jauh lebih baik dalam memprediksi kapan gangguan itu mengenai Bumi," kata Justin Kasper, salah satu ilmuwan di proyek ini yang juga profesor di Universias Michigan, dikutip dari AFP.

Untuk bisa menjangkau atmosfer matahari, pesawat ini dilindungi perisai anti-panas setebal 11,43 sentimeter. Perisai didesain untuk memungkinkan pesawat bertahan mesipun berada cukup dekat dengan pusat tata surya itu. Bahannya mampu menahan hingga 500 kali radiasi sinar matahari di Bumi serta bertahan hingga suhu jutaan derajat Celsius.

Jika semua berfungsi normal, meskipun bagian luar terpapar suhu sangat panas, namun di dalam pesawat tetap sejuk yakni bersuhu 29 derajat Celsius.

Parker Solar Probe akan membuat 24 lintasan melalui korona selama misi yang berlangsung selama tujuh tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

57 tahun lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal