Nah! Presiden Iran Yakin Gencatan Senjata dengan Israel Tak Akan Lama

Anton Suhartono
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyuarakan keraguan terhadap keberlangsungan gencatan senjata negaranya dengan Israel (Foto: AP)

Presiden Iran juga menuding Israel menyembunyikan skala kerusakan akibat serangan-serangan balasan Iran selama konflik berlangsung. Menurut dia, hal itu menjadi bukti bahwa kekuatan militer Iran tidak bisa diremehkan.

Konflik antara Iran dan Israel meletus pada 13 Juni lalu, dipicu tuduhan bahwa Iran tengah mengembangkan program senjata nuklir secara rahasia. 

Serangan dari Israel, yang juga didukung oleh Amerika Serikat, menyasar fasilitas nuklir Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan. Iran membalas dengan serangan terhadap target-target militer Israel dan bahkan meluncurkan serangan terhadap pangkalan militer AS di Qatar sehari sebelum gencatan senjata diberlakukan pada 24 Juni.

Meski konflik berhenti, Pezeshkian tidak melihat adanya jaminan bahwa perdamaian akan bertahan. Dia menyebut narasi tentang penghentian program nuklir Iran hanyalah “ilusi” seraya menegaskan pengayaan uranium akan terus berlanjut untuk tujuan damai dan energi.

“Saya sependapat dengan Presiden AS Donald Trump bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Namun, program nuklir kami murni untuk keperluan sipil dan sepenuhnya berada dalam kerangka hukum internasional,” katanya.

Iran juga menolak tuduhan bahwa program nuklirnya memiliki dimensi militer. Pernyataan ini diperkuat oleh temuan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang sejauh ini belum menemukan bukti konkret adanya pengembangan senjata nuklir aktif oleh Teheran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal