Nah! Presiden AS Bill Clinton Sempat Ajak Rusia Gabung NATO

Anton Suhartono
Bill Clinton permah menawarkan Vladimir Putin agar Rusia bergabung dengan NATO (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Rusia kini identik dengan ketegangan, terutama sejak perang Ukraina 2022. Namun, sebuah dokumen yang belum lama ini dibuka ke publik menunjukkan, pada awal 2000, kedua negara justru pernah berada di jalur kerja sama erat, bahkan sempat membicarakan kemungkinan Rusia bergabung ke blok pertahanan NATO.

Transkrip percakapan mantan Presiden AS Bill Clinton dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada 4 Juni 2000 di Istana Kremlin, Moskow, diungkap ke publik pekan lalu terkait UU kebebasan informasi publik.

Selain membahas Osama bin Laden, percakapan itu juga menyinggung prospek hubungan Rusia-NATO. Clinton secara terbuka mengakui bahwa ekspansi NATO ke Eropa Timur menjadi sumber kekhawatiran bagi Moskow, namun membuka peluang dialog lebih luas.

Putin menyatakan keinginannya untuk menjalin hubungan lebih dekat dengan blok militer Barat itu. 

“Harus ada hubungan skala penuh antara Rusia dan NATO,” katanya., dalam transkrip, seperti dilaporkan kembali RT, Senin (25/8/2025).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal