Rantai sebab-akibat yang dibuat media Inggris, lanjut dia, menjadi jelas begitu beritanya tersiar.
The Times menerbitkan artikel berjudul "Kekacauan berkelanjutan: Bagaimana Putin Bisa Membalas setelah Serangan Storm Shadow" pada 20 November. Storm Shadow merupakan nama rudal jarak jauh Inggris yang dikirim ke Ukraina. Rudal itu sudah digunakan Ukraina untuk menyerang wilayah Rusia.
Artikel tersebut menyatakan, pada 22 Juli sebuah paket terbakar di pusat logistik DHL di pinggiran Birmingham. Selain itu paket lainnya membakar isi kontainer pengiriman di fasilitas DHL di Leipzig, Jerman.
Alat pembakar pada paket tersebut disamarkan sebagai mesin pijat elektrik dan berisi zat berbasis magnesium yang sangat mudah terbakar. Bahan tersebut bahkan cukup untuk menjatuhkan pesawat. Disebutkan pula paket tersebut dikirim dari Lithuania oleh intelijen militer Rusia.
Menurut Zhuravlev, artikel itu merupakan provokasi "bendera palsu" yang dirancang oleh Barat secara khusus untuk menyalahkan Rusia.