NEW YORK, iNews.id - Dewan Keamanan PBB belum membahas status Hayat Tahrir Al Sham (HTS), kelompok oposisi bersenjata Suriah yang menggulingkan Presiden Bashar Al Assad. HTS masih berstatus sebagai organisasi teroris yang akan mempersulit upaya negosiasi.
Duta Besar China untuk PBB Fu Cong mengatakan, Dewan Keamanan PBB belum membahas rencana pencabutan status HTS dari daftar organisasi teroris. Namun Dewan Keamanan PBB akan memulai konsultasi darurat mengenai situasi di Suriah pada Senin malam waktu New York.
"Itu bukan masalah yang dibahas saat ini," kata Fu, seperti dilaporkan Sputnik, Selasa (10/12/2024).
Hal senada disampaikan Dubes Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia. Status HTS yang masih sebagai organisasi teroris bisa menjadi masalah.
"Tentu saja ini masalah, karena mereka terdaftar dan belum dihapus dari daftar," kata Nebenzia.