Bashar Al Assad Tumbang, Pasukan Israel Masuki Wilayah Suriah Pertama Kali dalam 50 Tahun

Anton Suhartono
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memasuki wilayah Suriah di luar Dataran Tinggi Golan untuk pertama kali sejak Perang Yom Kippur 1973 (Foto: AP)

BEIRUT, iNews.id - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memasuki wilayah Suriah di luar Dataran Tinggi Golan yang didudiki. Tentara Zionis dilaporkan telah menyeberang ke wilayah Suriah selama akhir pekan, seiring dengan kekalahan rezim Bashar Al Assad dari pasukan oposisi.

Surat kabar Amerika Serikat The New York Times (NYT), mengutip dua sumber pejabat Israel, melaporkan pasukan Zionis memasuki wilayah Suriah untuk pertama kali sejak Perang Yom Kippur 1973.
 
Para pejabat Israel khawatir, kelompok oposisi bersenjata Suriah menguasai fasilitas militer di dekat Dataran Tinggi Golan kemudian menggunakannya untuk melawan Israel.

Juru bicara militer Israel Avichai Edri juga mengeluarkan peringatan yang menyerukan penduduk di lima kota perbatasan Suriah untuk tetap berada di rumah demi keselamatan. 

Selain itu, stasiun televisi Israel Kan melaporkan, tentara Israel mengambil alih pos terdepan Suriah di Gunung Hermon pada Minggu. Pasukan pemerintah Suriah sebelumnya menarik diri dari posisi tersebut di zona penyangga.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, perjanjian dengan Suriah terkait Dataran Tinggi Golan, dicapai tak lama setelah Perang Yom Kippur 1973, tidak berlaku lagi karena militer Suriah telah menarik diri dari posisinya. 

Dia telah memerintahkan Menteri Pertahanan serta dengan dukungan penuh dari kabinet, memberikan perintah kepada IDF untuk menduduki zona demarkasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Internasional
3 hari lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
3 hari lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Internasional
3 hari lalu

Mantan Menhan Israel Sebut Pemerintahan Netanyahu Tak Bisa Pengaruhi Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal