Nah, Ajudan Trump Klaim Seluruh Minyak dari Perut Bumi Venezuela Milik AS

Anton Suhartono
Pasukan AS menyita kapal tanker Venezuela (Foto: Kejaksaan Agung AS)

WASHINGTON, iNews.id - Konflik Amerika Serikat (AS) dengan Venezuela memanas. Ajudan Presiden Donald Trump, Stephen Miller, menyebut seluruh minyak Venezuela adalah milik AS. Miller beralasan program nasionalisasi industri perminyakan Venezuela sebagai pencurian.

Komentar tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai tujuan utama serangan AS terhadap perahu-perahu yang dituduh membawa narkoba di Laut Karibia. Banyak pihak mempertanyakan, alasan itu dibuat-buat untuk tujuan lain, yakni menggulingkan Presiden Nicolas Maduro dan merampas sumber daya alam Venezuela.

“Keringat, kecerdasan, dan kerja keras Amerika menciptakan industri minyak di Venezuela,” tulis Miller, dalam posting-an di media sosial, dikutip Kamis (18/12/2025).

Dia mengklaim, pengambilalihan itu merupakan pencurian kekayaan dan properti Amerika terbesar yang pernah tercatat. Aset yang dijarah tersebut digunakan untuk mendanai aktivitas terorisme dan membanjiri AS dengan pembunuhan, tentara bayaran, dan narkoba.

Perusahaan AS dan Inggris terlibat dalam eksplorasi minyak Venezuela di masa awal. Namun minyak yang dieksplorasi tetap milik negara Amerika Latin itu berdasarkan prinsip hukum internasional tentang kedaulatan permanen atas sumber daya alam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal