Myanmar Dilanda Banjir, 11 Orang Tewas dan 119 Ribu Warga Mengungsi

Nathania Riris Michico
Orang-orang menyeberang melalui jalan banjir di Bago, Myanmar. (Foto: Reuters)

Saat ini pemerintah mendesak warga untuk meninggalkan wilayah-wilayah dataran rendah dan pindah ke ke kamp penampungan sementara.

"Kami mencoba meningkatkan kesadaran di antara orang-orang yang berpikir banjir mungkin akan surut dalam tiga atau empat hari, agar lebih berhati-hati," ujar Win Myat Aye.

Akibat banjir itu, sebagian jembatan beton di wilayah Shan, yang terpotong sepanjang 60 meter, hanyut. Area persawahan dan sejumlah ruas jalanan di wilayah Kayin yang terendam banjir juga mengalami kerusakan parah.

Foto-foto menunjukkan, genangan banjir berwarna coklat bercampur lumpur menutupi lahan luas serta rumah penduduk. Komunitas Palang Merah Myanmar mengirimkan para relawan untuk membantu mengevakuasi sejumlah orang yang terjebak banjir dan menyalurkan peralatan medis dan tablet penjernih air.

"Untuk orang-orang yang terjebak, kami berusaha menyelamatkan mereka tergantung pada situasi di lokasi dan jika kami memiliki kemampuan," ucap Deputi Direktur Komunikasi Palang Merah Myanmar, Ye Wint Aung.

Myanmar kerap dilandar banjir setiap tahun di puncak musim penghujan, diikuti tanah longsor dan kerusakan lahan pertanian serta infrastruktur.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

3 hari lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

5 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

25 hari lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal