Myanmar Dilanda Badai Covid, Banyak Warga Meninggal karena Tak Dapat Oksigen

Anton Suhartono
Warga Myanmar berburu oksigen menyusul lonjakan kasus Covid-19 (Foto: Reuters)

"Beberapa orang mungkin tidak terjangkit Covid-19, tapi menimbun sejumlah besar tabung di rumah mereka," kata pejabat itu.

Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan antrean panjang warga di Kota Yangon untuk mengisi ulang tabung oksigen. Seorang penduduk mengaku telah menyewa tabung oksigen dan mengisi ulang pada akhir pekan lalu setelah ayahnya sesak napas. Namun setelah habis, dia kebingungan mencari persediaan.

"Bagaimana jika kami tidak bisa mendapatkan oksigen dan ayah saya meninggal," kata pria berusia 24 tahun, yang meminta namanya tak disebutkan, dikutip dari Reuters, Senin (12/7/2021).

Penduduk lain mengatakan, banyak warga terpaksa menggunakan tabung oksigen dari industri pengelasan.

Seorang dokter yang membuka konsultasi telepon bagi pasien Covid-19 mengatakan, banyak orang terinfeksi yang meninggal karena tak mendapatkan oksigen.

Kabar mengendai kondisi Covid-19 Myanmar sampai ke telinga Aung San Suu Kyi meskipun dia berada dalam tahanan militer pascapenggulingan pada 1 Februari lalu.

Kepada pengacaranya, Khin Maung Zaw, Suu Kyi menyampaikan keprihatinan atas memburuknya wabah virus corona.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Dokter di Daerah Terpencil Terbatas, DPR Usul Manfaatkan AI

57 tahun lalu

DPR Usul AI Gantikan Dokter di Daerah Terpencil, Menkes Jawab Begini!

57 tahun lalu

Menkes Gandeng KemenPANRB dan Kemendagri untuk Atasi Kesenjangan Tunjangan Dokter Spesialis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal