Mutilasi Perwira Militer AS, Perempuan di Texas Terancam Hukuman Penjara 20 Tahun

Arif Budiwinarto
Cecily Aguilar pelaku mutilasi jasad perwira perempuan militer AS (foto: BBC)

Namun demikian, keluarga Guillen mendesak investigasi kematian terus berlanjut. Berdasarkan bukti forensik yang didapat dimana tubuh Guillen ditemukan terpisah-pisah di beberapa tempat, penyelidikan mengarah kepada Cecily Aguilar.

Aguilar merupakan istri dari seorang mantan tentara yang pernah bertugas di Fort Hood. Dalam pengakuannya di persidangan, Aguilar mengakui dirinya pernah diminta tolong oleh Aaron Robinson untuk menghilangkan jejak kematian Guillen yang tewas usai dihantam menggunakan palu di gudang senjata.

Keduanya kemudian memutuskan untuk memutilasi tubuh Guillen menggunakan pisau pemotong daging sebelum memasukkan ke lubang dan menutupnya dengan campuran semen.

Berdasarkan pengakuuan Aguilar, agen dari Komando Investigasi Kriminal Militer AS, Polisi Texas, dan FBI akhirnya menemukan potongan jasad Guillen di dekat Sungai Leon, sekitar 48 km dari Fort Hood.

Atas tindakannya itu, Aguilar jika dinyatakan bersalah oleh pengadilan akan menjalani hukuman penjara selama 20 tahun.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal