Muslim Rohingya Dukung Demo Tolak Kudeta Mynamar dari Kamp Pengungsian Bangladesh

Djairan
Rombongan pengungsi Rohingya saat diangkut ke Pulau Bhasan Char, akhir Desember lalu. (Foto: Reuters)

Para pengungsi Rohingya mengaku masih takut untuk kembali ke tempat tinggal semula di negara bagian Rakhine, meskipun militer dikabarkan mau menerima mereka kembali. Tak lama setelah kudeta, militer Myanmar dikabarkan berjanji akan memulangkan para pengungsi dari Bangladesh, janji yang tertunda selama bertahun-tahun.

“Tapi tidak ada yang akan percaya apa yang mereka (militer) ucapkan itu," kata Presiden Organisasi Rohingya Burma Inggris (BROUK), Tun Khin.

Khin ingat betul dengan komitmen Min Aung Hlaing yang berulang kali menyebut bahwa diperlukan tindakan keras untuk membasmi pemberontak di negara bagian Rakhine utara. “Ada risiko nyata, bahwa rezim sekarang ini dapat menyebabkan kekerasan baru di Rakhine,” kata Khin.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Krisis BBM! Warga Bangladesh Antre SPBU dari Malam sampai Pagi, Beberapa Orang Tewas

57 tahun lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

57 tahun lalu

Hemat Energi, Bangladesh Pangkas Jam Kerja hingga Batasi Dekorasi Pernikahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal