Museum 'Patah Hati' Ada di China, Isinya dari Surat Cinta hingga Gaun Pengantin

Anton Suhartono
Liu Yan memeriksa surat dari penyumbang museumnya (Foto: China Daily)

"Setelah mendengarkan cerita mereka, saya menerima 100 barang dari 50 ,orang mulai dari puluhan tiket kereta api hingga surat tulisan tangan, sepasang sepatu, ponsel rusak, bahkan gaun pengantin baru,” katanya, menambahkan.

Sambutan masyarakat ternyata luar biasa. Sejak 2 pekan terakhir, lebih dari 18.000 orang berkunjung. Mereka dipungut masing-masing membayar 9,9 yuan atau sekitar Rp21.000 untuk masuk museum.

"Gagasan itu muncul setelah pertengkaran sengit dengan pacar saya," kata perempuan 25 tahun itu, menjelaskan alasannya mendirikan museum unik ini.

“Saya sangat sedih sehingga mempertimbangkan untuk putus dengannya. Namun ketika melihat hadiah yang dia berikan, semua masa indah di masa lalu seperti datang kembali. Saya akhirnya menyesali dan memutuskan membuat museum yang dapat memberikan pengalaman kepada kalangan muda tentang apa itu cinta," tuturnya.

Liu meninggalkan pekerjaannya sebagai pemandu wisata sejak mendirikan museum ini pada Maret 2019 dan menggunakan semua tabungannya sekitar 200.000 yuan untuk membangunnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal