Murka Presiden Petro Disebut Gembong Narkoba oleh Trump, Kolombia Tarik Dubes di AS

Anton Suhartono
Kolombia menarik dubesnya di AS setelah Donald Trump menuduh Presiden Gutavo Petro sebagai gembong narkoba (Foto: AP)

Menteri Dalam Negeri Kolombia Armando Benedetti menilai pernyataan tersebut sebagai ancaman invasi atau aksi militer terhadap Kolombia.

"Saya tidak bisa membayangkan menutup beberapa hektare (lokasi produksi narkoba) kecuali dengan cara itu, kecuali melalui invasi," ujarnya, seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (21/10/2025).

AS juga mengumumkan serangan terhadap sebuah kapal dari Kolombia pada Jumat pekan lalu. Militer AS mengklaim Kapal itu dipimpin oleh kelompok pemberontak sayap kiri yang terlibat dalam pengiriman narkoba. 

Petro menanggapi melalui postingan di media sosial, salah satu korban tewas dalam serangan itu adalah seorang warganya yang berprofesi sebagai nelayan, bernama Alejandro Carranza. Korban tidak memiliki hubungan apa pun dengan perdagangan narkoba.

"Para pejabat pemerintah AS telah melakukan pembunuhan dan melanggar kedaulatan kami di perairan teritorial," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
59 menit lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

2 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

6 jam lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

20 jam lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal