Lebih lanjut, Iran juga mendesak Sekjen PBB, Dewan Keamanan, dan badan-badan internasional lainnya untuk merespons pelanggaran gencatan senjata berkelanjutan oleh AS, tindakan melanggar hukum, serta mencegah ancaman lebih lanjut terhadap perdamaian dan keamanan regional dan internasional.
Sebelumnya Komando Pusat AS (Centcom) mengumunkan serangan terhadap fasilitas radar pengawasan pantai di Sirik dan Pulau Qeshm, Iran.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) kemudian mengumumkan, pangkalan militer AS di kawasan menjadi sasaran rudal sebagai pembalasan atas serangan AS tersebut.