Muhammadiyah Bakal Beli Gereja di Spanyol, Kembalikan Fungsinya sebagai Masjid

Ahmad Islamy Jamil
Logo Muhammadiyah (ilustrasi). (Foto: Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah)

Menurut Saad, gereja itu dijual karena parokinya telah menyusut menjadi 15 orang saja.

Kepada salah satu media di Tanah Air, Minggu (6/11/2022) lalu, Saad pun mengaku sangat tersentuh dengan penemuan situs sejarah Muslim di negeri matador.

Pada masa silam, beberapa wilayah di Spanyol dan Portugal memang pernah menjadi bagian dari peradaban Islam semasa pemerintahan Kekhalifahan Umayyah, Emirat Cordoba, dan beberapa kerajaan Islam lainnya. 

“(Di Spanyol) dulu ada sekitar 800 masjid di sana (di bawah kekhalifahan). Sekarang hanya tinggal beberapa, mungkin tidak lebih dari 10. Jadi kami sangat tersentuh (ketika kami menemukan) bahwa ada bekas bangunan masjid yang terbengkalai,” kata Saad.

Ini juga bukan pertama kalinya Muhammadiyah memperluas kehadirannya di luar Indonesia. Pada Desember lalu, organisasi yang didirikan KH Ahmad Dahlan itu meluncurkan sekolah dasar di Australia, yaitu Muhammadiyah Australia College yang terletak di Negara Bagian Victoria. Sebelumnya, sekolah itu merupakan sekolah Katolik.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menag Tegaskan Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Tak Boleh Terulang

57 tahun lalu

Daftar Lengkap Lokasi Salat Iduladha Muhammadiyah 2026 di Bekasi, Digelar di 20 Titik

57 tahun lalu

Polda Metro Jaya Amankan 860 Gereja saat Peringatan Kenaikan Yesus Kristus

57 tahun lalu

Polda Metro Jamin Misa Kenaikan Yesus Kristus Aman, 860 Gereja Dijaga Personel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal