Monster! Petugas RS Cabuli Sedikitnya 100 Mayat Perempuan, termasuk Anak-Anak

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi mayat di kamar jenazah RS. (Foto: Ist.)

Beberapa berkas rekaman itu dilabeli pelaku dengan nama-nama korban, berisi gambar dan video dia mencabuli mayat perempuan, termasuk mayat tiga anak, antara 2008 dan November 2020.

Fuller bekerja di bagian pemeliharaan kelistrikan di rumah sakit sejak 1989 dan ditempatkan di Rumah Sakit Kent and Sussex, hingga RS itu ditutup pada September 2011. Dia lalu dipindahkah ke Rumah Sakit Tunbridge Wells di Pembury, di mana dia terus melanjutkan aksi kejahatannya sampai ditangkap aparat.

Tim penyelidik mengungkapkan, Fuller acap kali bekerja lembur dan pergi ke kamar mayat ketika pegawai lain di RS telah pulang. “Dia sering kali mengunjungi mayat yang sama berulang kali.”

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!

57 tahun lalu

Daftar Medsos yang Dilarang untuk Anak-Anak di Inggris, TikTok hingga Instagram!

57 tahun lalu

Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja

57 tahun lalu

Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal