Monster! Petugas RS Cabuli Sedikitnya 100 Mayat Perempuan, termasuk Anak-Anak
Menjelang persidangan, Fuller mengaku bersalah atas 51 kejatahan, termasuk 44 tuduhan yang terkait dengan pencabulan 78 korban yang diidentifikasi di dua kamar mayat tempat dia bekerja sebagai tukang listrik.

Jadwal sidang pembacaan vonis terhadap Fuller belum ditetapkan pengadilan.
Penyelidik mengatakan, kasus itu kembali diangkat setelah polisi menemukan kemajuan baru-baru ini dalam pengujian DNA. Operasi besar-besaran oleh polisi—yang menelan biaya 2,5 juta poundsterling (Rp48,32 miliar)—akhirnya menghubungkan Fuller dengan kasus pembunuhan ganda yang dijuluki The Bedsit Murders alias “Pembunuhan di Tempat Tidur” itu.
Air liur Fuller beserta DNA lainnya ditemukan di tempat tidur, handuk, dan sampel yang diambil dari bagian intim Knell. Air mani pria itu juga ditemukan di celana ketat Pierce—satu-satunya pakaian yang dikenakan korban ketika tubuhnya ditemukan di tanggul berisi air tiga minggu setelah penculikannya.
Setelah penangkapannya atas kasus pembunuhan itu, polisi langsung menggeledah rumah Fuller. Fakta lainnya pun kemudian terungkap, aparat juga menemukan lelaki itu menyimpan jutaan gambar dan video cabul anak-anak serta pornografi ekstrem di dalam hard drive, disket, DVD, dan kartu memori di loteng dan kamar cadangannya.
Dua drive disembunyikan di dalam sebuah kotak, yang disekrup ke bagian belakang laci dan ditempatkan di dalam lemari. Pada drive ini, petugas menemukan rekaman video Fuller mencabuli mayat perempuan di kamar jenazah. Seluruh video itu direkam sendiri oleh pelaku.