Momen Kocak PM Malaysia Anwar Ibrahim Minta Pena Trump saat Teken Perjanjian Dagang

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim meminta pena Gedung Putih yang digunakan Donald Trump menandatangani kesepakatan tarif kedua negara (Foto: Bernama)

Trump pun tersenyum seraya membalas.

"Tanda tangannya menarik. Tunggu sebentar, saya akan tunjukkan," katanya, sambil membubuhkan tanda tangannya pada dokumen.

Begitu Trump menyelesaikan tanda tangan, Anwar mengangkat pena sambil berkelakar, "Pena Gedung Putih."

Setelah itu Trump meletakkan penanya di dekat Anwar sebagai gestur memberikan pena itu kepadanya. Dia lalu mengangkat dokumen seraya menunjukkan tanda tangan Anwar kepada orang-orang.

"Sangat berbeda, sangat bagus, sangat artistik," kata Trump, disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.

Anwar kemudian terlihat memasukkan pena dari Trump ke kantongnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal