Miris, Kisah Warga Kazakh yang Mengaku Disiksa di Kamp Pelatihan China

Nathania Riris Michico
Aibota Serik mengatakan ayahnya hilang di jaringan pusat penahanan Cina. (Foto: BBC)

China menegaskan pusat penahanan seperti di Kota Kashgar ini adalah untuk "pelatihan kejuruan". (Foto: Reuters)

Kedutaan Besar China di Kazakhstan tidak menjawab permintaan BBC untuk mengomentari hal ini.

Namun pemerintah China, dikutip media pemerintah, menyatakan kamp itu adalah "pusat pelatihan kejuruan", yang bertujuan untuk menghapuskan lingkungan yang melahirkan terorisme dan ekstremisme keagamaan.

Pemerintah Kazakh menyebut pembatasan apa pun terhadap warga China di China adalah masalah dalam negeri mereka dan tidak akan campur tangan.

Namun Kazakhstan menegaskan akan berusaha mencoba membantu warganya yang ditahan di China.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mercedes-Benz Terancam Dilarang Jual Mobil di AS, Takut Kepemilikan Saham China

57 tahun lalu

Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS Pakai Rudal Murah Buatan China?

57 tahun lalu

Bus Ngebut Tabrak Bokong Truk, 13 Penumpang Tewas

57 tahun lalu

Menlu Iran Araghchi Ditolak Masuk AS, Batal Ikut Sidang Dewan Keamanan PBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal