Miris, 85.000 Anak Yaman Mati Kelaparan akibat Perang

Nathania Riris Michico
Anak di Yaman dalam kondisi kelaparan dan mengalami gizi buruk. (Foto: Mohammed Huwais/AFP/Getty Images)

Kekerasan baru di Hodeidah memaksa badan amal itu untuk mengalihkan pengiriman untuk wilayah utara yang dikuasai pemberontak Houthi melalui Aden, sebuah kota yang dihuni masyarakat loyalis pemerintah. Pengalihan itu menyebabkan penundaan pengiriman hingga dua pekan.

"Konflik ini menciptakan badai kondisi yang sempurna yang mendorong negara tersebut ke jurang kelaparan," kata juru bicara Save the Children, Bhanu Bhatnagar.

"Kekerasan mengganggu produksi makanan, menghancurkan rumah sakit dan pusat kesehatan di mana orang yang lemah dan sakit dapat diobati."

"Hambatan untuk mengimpor dan mendistribusikan pasokan sangat membatasi jumlah makanan yang masuk ke dan di seluruh negeri. Dan di pasar, di mana makanan benar-benar tersedia, orang biasa tidak dapat membelinya karena gaji belum dibayar selama berbulan-bulan dan mata uang jatuh nilainya," papar Bhatnagar.

Utusan khusus PBB untuk Yaman, Martin Griffiths, mengekstraksi janji-janji dari koalisi pimpinan Saudi dan Houthi untuk menghadiri pembicaraan damai pada akhir November setelah sebelumnya gagal pada September.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
19 jam lalu

Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?

22 jam lalu

Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh

1 hari lalu

Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?

1 hari lalu

Garda Revolusi Iran Sudah di Yaman, Siap Blokade Laut Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal