Miris, 14 Anak Terinfeksi HIV dan Hepatitis usai Transfusi Darah di Rumah Sakit

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi pasien anak tengah mendapatkan transfusi darah di rumah sakit. (Foto: Ist.)

Menurut dia, ketika seseorang mendonorkan darahnya, maka darah itu akan diuji untuk memastikannya aman digunakan. Namun, ada periode waktu setelah seseorang terinfeksi ketika virus tidak dapat dideteksi melalui tes. Periode ini disebut dengan “periode jendela”.

“Pada saat transfusi, dokter seharusnya (juga) memvaksinasi anak-anak tersebut terhadap Hepatitis B,” ujarnya.

Ke-14 anak tersebut berusia antara 6 dan 16 tahun, termasuk di antara 180 pasien.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
21 hari lalu

Terungkap, India "Lindungi" Kapal Perang Iran dari Serangan AS

Nasional
1 bulan lalu

Agrinas: Impor 105.000 Pikap dari India Hemat Anggaran Rp46,5 Triliun

Internasional
1 bulan lalu

Pesawat Ambulans Udara Bawa 7 Orang termasuk Pasien Jatuh

Nasional
1 bulan lalu

Purbaya Ungkap Impor 105.000 Pikap untuk Kopdes Pakai Dana Desa, Tak Bebani Fiskal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal