TEL AVIV, iNews.id – Militer Israel pada Jumat (13/10/2023) menyerukan semua warga sipil Kota Gaza agar pindah ke selatan kota itu dalam waktu 24 jam. Perintah itu diumumkan tatkala pasukan zionis mengumpulkan tank di dekat Jalur Gaza, menjelang invasi darat yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat.
“Sekarang adalah waktunya untuk berperang,” ujar Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, pada Kamis (12/10/2023).
Militer Israel mengatakan, mereka akan beroperasi “secara signifikan” di Gaza dalam beberapa hari mendatang dan warga sipil hanya dapat kembali ke kota mereka ketika ada pengumuman lain.
PBB menilai gerakan Israel yang semacam itu bakal menimbulkan dampak yang sangat buruk bagi kemanusiaan di Gaza.
“Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan tegas meminta agar perintah semacam itu, jika memang benar, dibatalkan, untuk menghindari hal yang bisa mengubah situasi yang sudah menjadi tragedi menjadi bencana,” ungkap Juru Bicara PBB Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan.