Militer Myanmar Gunakan Senjata Perang Hadapi Demonstran, termasuk Sniper

Anton Suhartono
Militer Myanmar menggunakan senjata yang biasa dipakai di medan perang untuk menghadapi demonstran (Foto: Reuters)

Senjata yang digunakan militer termasuk sniper, senapan mesin ringan, senapan serbu, dan senapan sub-mesin.

Amnesty menyerukan dihentikannya pembunuhan serta pembebasan tahanan. Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik mengungkap, hampir 2.000 orang ditahan sejak kudeta pada 1 Februari termasuk Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint.

Militer Myanmar belum memberikan tanggapan terkait laporan Amnesty International. Namun sebelumnya kelompok aktivis menyebutkan militer Myanmar mengerahkan tentara yang ditugaskan dalam konflik bersenjata dengan etnis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peran Bripka Dedy Wiratama Sniper Kampung Narkoba Samarinda, Awasi Konsumen Mencurigakan

57 tahun lalu

Polda Kaltim Pecat Bripka Dedy, Sniper yang Lindungi Kampung Narkoba Samarinda

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal