Militer AS Hancurkan Kapal Selam Pengangkut Narkoba di Karibia

Anton Suhartono
Donald Trump mengumumkan serangan terbaru militer AS di Laut Karibia, menargetkan kapal selam pembawa narkoba (Foto: AP)

Pemerintah Trump menggambarkan serangan tersebut sebagai upaya untuk membendung perdagangan narkoba dari Venezuela.

Pemerintah belum memberikan bukti mengenai identitas orang-orang yang tewas, namun Presiden Kolombia Gustavo Petro mengatakan beberapa warganya kemungkinan termasuk di antara korban tewas.

Sebuah keluarga di Trinidad dan Tobago, negara berjarak 11 km dari pantai Venezuela, juga mengatakan yakin seorang kerabat mereka tewas dalam serangkaian serangan baru-baru ini.

Venezuela mengajukan banding ke Dewan Keamanan PBB agar serangan AS tersebut dinyatakan ilegal.

Para pakar hukum mengatakan, serangan tersebut hampir pasti merupakan pelanggaran hukum di AS dan internasional. Pasalnya pengedar narkoba tidak dianggap sebagai kombatan dalam konflik militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.333 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Internasional
5 jam lalu

Kongres AS Minta Akses Senjata Nuklir Israel, Berapa Jumlah Hulu Ledaknya?

Internasional
10 jam lalu

Trump Mungkin Salahkan Netanyahu jika Perang Lawan Iran Berlanjut, Ganggu Ekonomi Global

Internasional
10 jam lalu

AS Incar Uranium Iran, Tak Sudi Ada Program Nuklir Sekecil Apa pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal