Militer AS Hancurkan Kapal Selam Pengangkut Narkoba di Karibia

Anton Suhartono
Donald Trump mengumumkan serangan terbaru militer AS di Laut Karibia, menargetkan kapal selam pembawa narkoba (Foto: AP)

Pemerintah Trump menggambarkan serangan tersebut sebagai upaya untuk membendung perdagangan narkoba dari Venezuela.

Pemerintah belum memberikan bukti mengenai identitas orang-orang yang tewas, namun Presiden Kolombia Gustavo Petro mengatakan beberapa warganya kemungkinan termasuk di antara korban tewas.

Sebuah keluarga di Trinidad dan Tobago, negara berjarak 11 km dari pantai Venezuela, juga mengatakan yakin seorang kerabat mereka tewas dalam serangkaian serangan baru-baru ini.

Venezuela mengajukan banding ke Dewan Keamanan PBB agar serangan AS tersebut dinyatakan ilegal.

Para pakar hukum mengatakan, serangan tersebut hampir pasti merupakan pelanggaran hukum di AS dan internasional. Pasalnya pengedar narkoba tidak dianggap sebagai kombatan dalam konflik militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Wamenlu Ungkap Komite Board of Peace bakal Diisi Teknokrat Palestina

Internasional
13 jam lalu

Trump Kembali Ancam Iran: Sesuatu Sangat Buruk Akan Terjadi!

Nasional
21 jam lalu

Dino Patti Djalal: Prabowo Realistis, Dewan Perdamaian Satu-satunya Opsi Hentikan Perang Gaza

Nasional
1 hari lalu

PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal