Miliki Setengah Kilogram Kokain, Wanita Israel Divonis Mati di UEA

Umaya Khusniah
Wanita Israel divinis mati oleh pengadilan Uni emirat Arab (UEA) akibat kepemilikan kokain. (Foto: Reuters)

Kementerian Luar Negeri Israel mengkonfirmasi bahwa mereka sedang menangani kasus wanita tersebut. Sementara Kementerian Luar Negeri UEA enggan menanggapi kasus tersebut. 

UEA merupakan salah satu negara paling ketat di dunia dalam hal impor dan kepemilikan narkoba, termasuk zat untuk penggunaan pribadi seperti ganja dan bahkan obat-obatan yang dijual bebas seperti narkotika.

Perdagangan narkotika biasanya berakhir hukuman seumur hidup dan kepemilikan biasanya divonis hukuman penjara yang lebih singkat. Sementara hukum UEA mengizinkan hukuman mati dalam kasus-kasus tertentu, meski jarang dilakukan. Eksekusi terakhir yang diketahui terjadi pada 2011 dan 2014, terhadap dua pria karena pembunuhan.

Undang-undang narkoba yang keras di UEA dapat menguji hubungan yang tengah berkembang antara Israel dan UEA di bawah “Kesepakatan Abraham,” serangkaian pakta diplomatik antara Israel dan empat negara Arab yang ditengahi oleh pemerintahan Trump pada 2020.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
19 jam lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Internasional
19 jam lalu

Mantan Menhan Israel Sebut Pemerintahan Netanyahu Tak Bisa Pengaruhi Trump

Internasional
23 jam lalu

Misi Kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla Bergerak Lagi, Libatkan Ribuan Tenaga Medis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal