Microsoft: Serangan Siber dari Rusia, China, dan Iran Sasar Pemilu AS

Ahmad Islamy Jamil
Kampanye Pilpres Donald Trump di Freeland, Michigan, Kamis (10/9/2020). (Foto: AFP)

REDMON, iNews.id – Raksasa komputer Microsoft mengklaim telah menggagalkan serangan dunia maya baru-baru ini yang berasal dari China, Rusia, dan Iran. Serangan itu menargetkan kampanye Pemilu Presiden (Pilpres) AS pada Partai Republik dan Partai Demokrat.

Menurut pernyataan dari pihak Microsoft, Kamis (10/9/2020) waktu Amerika, perusahaan teknologi yang didirikan Bill Gates itu berusaha keras untuk melindungi keamanan Pilpres AS yang akan digelar kurang dari dua bulan lagi.

Sementara, Twitter mengumumkan akan menerapkan kebijakan baru mulai pekan depan untuk menghapus informasi palsu atau menyesatkan yang dimaksudkan untuk merusak kepercayaan publik dalam pemilu di AS. Jenis informasi yang bakal dihapus itu termasuk klaim kemenangan yang belum diverifikasi.

Google juga menyatakan akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan fitur pencarian auto complete-nya (lengkapi otomatis) mampu menghindari semua bentuk klaim-klaim palsu atau yang menyesatkan.

Dalam sebuah blog keamanan, Microsoft menyatakan bahwa para penyerang siber telah menargetkan staf tim kampanye Presiden Donald Trump serta pesaingnya dari Partai Demokrat, Joe Biden.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik usai AS Serang Iran, Pasokan Makin Ketat

57 tahun lalu

Pemerintah Ajukan 18 Komoditas RI untuk Bebas Tarif AS 

57 tahun lalu

Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Timur Tengah dengan Rudal dan Drone

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal