Microsoft Pecat 2 Pegawai gara-gara Desak Putuskan Hubungan Perusahaan dengan Israel

Anton Suhartono
Microsoft memecat dua pegawainya karena mengkritik hubungan perusahaan dengan Israel (Foto: AP)

"Kami di sini karena Microsoft terus menyediakan alat yang dibutuhkan Israel untuk melakukan genosida sambil melakukan gaslighting dan menyesatkan para pegawainya tentang kenyataan ini," kata Hattle, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Al Jazeera.

No Azure for Apartheid menuntut agar perusahaan memutuskan hubungan dengan Israel dan membayar ganti rugi kepada Palestina.

Hasil penyelidikan gabungan media mengungkap, badan pengawasan militer Israel memanfaatkan sofware Azure untuk menyimpan rekaman percakapan ponsel tak terhitung jumlahnya yang dilakukan warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Prajurit TNI 3 Kali Kali Diserang di Lebanon, Kemlu RI: Tak Bisa Diterima!

Internasional
5 jam lalu

Iran Desak Negara-Negara Arab Usir Pasukan AS dari Pangkalan Timur Tengah

Internasional
8 jam lalu

Iran Gempur Israel Habis-habisan, Pabrik hingga Apartemen di Beberapa Kota Terbakar

Nasional
11 jam lalu

MPR Kecam Kebijakan Hukuman Mati Israel Terhadap Tahanan Palestina: Pelanggaran HAM!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal