Microsoft Pecat 2 Pegawai gara-gara Desak Putuskan Hubungan Perusahaan dengan Israel

Anton Suhartono
Microsoft memecat dua pegawainya karena mengkritik hubungan perusahaan dengan Israel (Foto: AP)

"Kami di sini karena Microsoft terus menyediakan alat yang dibutuhkan Israel untuk melakukan genosida sambil melakukan gaslighting dan menyesatkan para pegawainya tentang kenyataan ini," kata Hattle, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Al Jazeera.

No Azure for Apartheid menuntut agar perusahaan memutuskan hubungan dengan Israel dan membayar ganti rugi kepada Palestina.

Hasil penyelidikan gabungan media mengungkap, badan pengawasan militer Israel memanfaatkan sofware Azure untuk menyimpan rekaman percakapan ponsel tak terhitung jumlahnya yang dilakukan warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Internasional
2 hari lalu

Bill Gates Bantah Pernah Berkunjung ke Pulau Epstein Tempat Kejahatan Seks Anak

Internasional
3 hari lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
3 hari lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal