Metode Perang Israel di Gaza Konsisten dengan Praktik Genosida

Anton Suhartono
Komite Khusus PBB yang menyelidiki Israel merilis laporan terbaru. Kematian massal warga sipil Gaza serta kondisi yang mengancan jiwa dilakukan dengan sengaja (Foto: AP)

JENEWA, iNews.id - Komite Khusus PBB yang menyelidiki Israel merilis laporan terbaru hasil mereka, Kamis (14/11/2024). Hasilnya, kematian massal warga sipil serta kondisi mengancam jiwa yang dialami warga Gaza merupakan situasi yang disengaja.

Kondisi itu sudah berlangsung selama 14 bulan atau sejak pecahnya perang pada 7 Oktober 2023.

"Sejak awal perang, pejabat Israel secara terbuka mendukung kebijakan yang merampas kebutuhan pokok warga Palestina yang diperlukan untuk bertahan hidup, makanan, air, dan bahan bakar," bunyi laporan komite, seperti dilaporkan Al Jazeera, Kamis (14/11/2024).

Laporan itu juga menyebutkan Israel melakukan campur tangan secara sistematis serta melanggar hukum terhadap bantuan kemanusiaan, yang sangat dibutuhkan warga Palestina untuk bertahan hidup, dengan memanfaatkannya demi keuntungan politik dan militer.

Israel juga sengaja menahan bantuan ke Gaza serta melakukan kecerobohan yang dampaknya menimbulkan korban warga sipil. Namun istilah "genosida" jarang digunakan oleh badan-badan PBB dalam perang Israel di Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

57 tahun lalu

Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?

57 tahun lalu

Trump Blak-blakan kepada Netanyahu: Semua Orang Benci Anda Sekarang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal