Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Purbakala Mesir, Mostafa Waziri mengatakan, sarkofagus yang ditemukan kali ini kemungkinan besar milik seorang bangsawan. Benda itu berasal dari Periode Akhir Mesir Kuno dan dinamai “Sarkofagus Hijau” karena warna wajah yang terukir di atasnya.
Menurut dia, hanya tutup sarkofagus itu yang dicuri. Sebab, seluruh peti mati itu beratnya sekitar setengah ton, menjadikannya salah satu sarkofagus kayu terbesar dari zaman Mesir Kuno.
Selain tutup sarkofagus yang dicuri itu, Mesir juga telah mengungkap lebih dari 300 sarkofagus dan 150 patung perunggu selama dua tahun terakhir. Beberapa di antaranya berusia lebih dari 3.000 tahun.
Benda-benda arkeologi itu termasuk di antara penemuan besar yang diharapkan pihak berwenang Mesir akan membantu menghidupkan kembali sektor pariwisata vital negara itu, yang telah terpukul keras setelah pandemi Covid-19.