Shawkan merupakan satu dari ratusan orang yang ditangkap setelah pasukan keamanan Mesir menyerbu aksi duduk Ikhwanul Muslimin pada Agustus 2013, beberapa bulan setelah militer menggulingkan Presiden Mohamed Morsi setelah berminggu-minggu aksi protes.
Shawkan saat itu sedang mengambil foto di luar aksi-duduk itu pada 2013. Dia dijatuhi hukuman lima tahun penjara, masa tahanan yang telah selesai dia jalani.
Shawkan dianugerahi World Press Freedom Prize pada April lalu oleh Badan PBB untuk kebudayaan (UNESCO).