Mesin Rusak, Pesawat Boeing 787 Rute Melbourne-Singapura Mendarat Darurat di Soetta

Anton Suhartono
Ilustrasi pesawat Scoot Airlines rute Melbourne menuju Singapura mendarat darurat di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (4/9) (Foto: USA Today)

Maskapai kemudian menyediakan penerbangan pengganti, TR5587, untuk menjemput penumpang yang tiba di Soetta sekitar pukul 14.20 WIB. Pesawat berangkat ke Singapura sekitar pukul 16.00 WIB.

Ini bukan insiden pertama melibatkan pesawat Boeing 787 Dreamliner. Otoritas penerbangan Amerika Serikat (AS) FAA pada pertengahan Agustus lalu memerintahkan maskapai-maskapai untuk mengecek seluruh pesawat Boeing 787 Dreamliner, baik seri 787-7, 787-8, 787-9, maupun 787-10. Total ada 158 unit pesawat Boeing 787 Dreamliner yang terdampak.

Perintah ini dikeluarkan terkait insiden udara pada 11 Maret lalu yang melukai puluhan orang.

Otoritas penerbangan Cile merilis hasil penyelidikan awal insiden melibatkan pesawat LATAM dengan nomor penerbangan 800. Kursi pilot dan kopilot tiba-tiba bergerak maju saat penerbangan. Kejadian itu menyebabkan pesawat hilang kendali hingga menukik tajam hingga melukai 50 orang.

Pesawat tiba-tiba kehilangan ketinggian sekitar 120 meter dalam penerbangan dari Sydney, Australia, menuju Auckland, Selandia Baru.

Dalam Arahan Kelaikan Udara (AD), FAA menjelaskan, gerakan tiba-tiba pada kursi kapten dan first officer pesawat LATAM 800 menyebabkan input kolom kontrol mematikan setting autopilot. Hal itu menyebabkan pesawat mengalami penurunan ketinggian secara drastis hingga first officer mengambil alih kendali dan menerbangkan pesawat secara manual.

FAA juga menerima empat laporan serupa setelah kejadian itu dari Boeing. Insiden terbaru terjadi pada Juni.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pidato di Singapura, AHY: Infrastruktur adalah Kunci Masa Depan Keberlanjutan

57 tahun lalu

Menlu Singapura Ajak RI-Malaysia Perbarui Kerja Sama Sijori, Dongkrak Investasi Kawasan

57 tahun lalu

Menlu Singapura Apresiasi Respons Cepat RI Evakuasi Warganya dari Erupsi Gunung Dukono

57 tahun lalu

Bahlil soal Ekspor Listrik ke Singapura: Harganya Harus Fair

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal