Menteri Radikal Israel Ben Gvir Mundur: Gencatan Senjata adalah Kemenangan bagi Hamas

Anton Suhartono
Itamar Ben Gvir mundur dari kabinet PM Benjamin Netanyahu karena kecewa dengan kesepakatan gencatan senjata di Gaza (Foto: AP)

Menteri yang kerap melakukan aksi kontroversial dan sering dikecam negara Muslim karena menggeruduk Masjid Al Aqsa itu menilai, gencatan senjata tersebut merupakan kemenangan penuh bagi Hamas.

"Kami tidak akan kembali ke meja pemerintah tanpa kemenangan penuh melawan Hamas dan realisasi penuh dari tujuan perang," ujarnya, seperti dilaporkan kembali Sputnik.

Sebelumnya dia juga mengajak politikus sayap kanan jauh lainnya, yakni Menteri Keuangan Bezalel Smotrick, untuk mundur dari pemerintah. Alasannya, kesepakatan itu bisa mengancam keamanan nasional Israel.

Gencatan senjata tahap pertama berlaku efektif pada Minggu pukul 11.30 waktu setempat atau 16.30 WIB, mundur dari seharusnya pukul 08.30 waktu setempat.

Dalam kesepakatan gencatan senjata tahap pertama yang berlangsung 6 pekan atau 42 hari itu juga dilaksanakan pertukaran tahanan. Hamas akan membebaskan 33 sandera Israel, sementara negara Yahudi itu akan membebaskan ratusan, bahkan ribuan tahanan Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?

57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal