Menteri Pertahanan AS Yakin China Tak Akan Serang Taiwan dalam Waktu Dekat, tapi...

Umaya Khusniah
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin. (Foto: Reuters)

Selat Taiwan yang sempit sering menjadi sumber ketegangan militer sejak pemerintah Republik China yang kalah melarikan diri ke Taiwan pada 1949. Mereka kalah dalam perang saudara dengan komunis, yang mendirikan Republik Rakyat China.

"AS sedang bekerja untuk membuka kembali saluran komunikasi militer dengan China, sesuatu yang sangat penting bagi kedua negara," kata Austin.

Pada Agustus, China menghentikan kerja sama dengan AS di sejumlah bidang sebagai pembalasan atas kunjungan Pelosi ke Taiwan. Di antaranya dialog antara komandan militer tingkat senior.

Austin mengaku telah berkomunikasi melalui telepon dan secara langsung dengan rekannya dari China, Menteri Pertahanan Wei Fenghe. Keduanya sepakat bahwa komunikasi terbuka itu penting.

"Kami akan melakukan segalanya untuk terus memberi sinyal bahwa kami ingin saluran-saluran itu terbuka. Saya berharap China akan mulai lebih condong ke depan dan bekerja sama dengan kami," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal