Menteri Israel Sebut Tak Ada Bangsa Palestina, Begini Kecaman Keras Rusia

Anton Suhartono
Pernyataan kontroversial menteri Israel Itamar Ben Gvir kembali memicu kecaman internasional (Foto: X)

NEW YORK, iNews.id - Pernyataan kontroversial Menteri Keamanan Nasional IsraelItamar Ben Gvir kembali memicu kecaman internasional. Tidak hanya menolak mengakui keberadaan bangsa Palestina, Ben Gvir bahkan menghasut pembunuhan terhadap pejabat Otoritas Palestina. 

Rusia menjadi salah satu negara yang bereaksi paling keras atas pernyataan tersebut.

Dalam sidang Dewan Keamanan PBB membahas situasi di Timur Tengah, Senin (24/11/2025), Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Nebenzia menyinggung langsung ucapan Ben Gvir yang menurutnya bersifat provokatif, tidak bertanggung jawab, dan berpotensi memperburuk krisis kemanusiaan di Gaza.

Pernyataan Ben Gvir Berbahaya dan Kontraproduktif

Nebenzia menegaskan komentar Ben Gvir yang menyebut bangsa Palestina tidak ada merupakan bentuk hasutan yang bisa memicu ketegangan baru di tengah upaya internasional menjaga stabilitas selama masa gencatan senjata.

“Hasutan untuk membunuh pejabat senior Otoritas Palestina, dan saya sampaikan dengan halus, tidak berkontribusi pada pembentukan proses perdamaian yang berkelanjutan,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza

57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal