Menlu Israel Sebut Operasi Darat di Rafah Bisa Dihentikan asal Tawanan Dibebaskan

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz. (Foto: Reuters)

Israel menyebut Rafah sebagai rumah bagi empat batalion tempur Hamas yang diperkuat oleh ribuan pejuang yang bersembunyi di sana. Bagi Tel Aviv, pasukan zionis harus mengalahkan para pejuang Hamas itu untuk meraih kemenangan dalam perang yang sudah menewaskan lebih dari 34.000 warga sipil di Gaza.

Namun Rafah, yang daerahnya berbatasan dengan perbatasan Mesir itu, juga menampung lebih dari 1 juta warga Palestina yang melarikan diri dari serangan Israel di seluruh Jalur Gaza. Kemungkinan para pengungsi itu untuk melarikan diri lagi sangatlah menakutkan.

Sebelumnya pada Sabtu, Hamas menyatakan telah menerima tanggapan resmi Israel terhadap proposal gencatan senjata terbarunya dalam perundingan yang dimediasi Mesir dan Qatar. Saat ini, gerakan pejuang Palestina itu masih mempelajari tanggapan tersebut sebelum mengajukan jawabannya.

Pada Kamis (25/4/2024), Amerika Serikat dan 17 negara lainnya mendesak Hamas untuk membebaskan semua tawanan sebagai jalan untuk mengakhiri krisis Gaza.

Hamas ingin agar kesepakatan yang dihasilkan betul-betul bisa mengakhiri pertempuran secara permanen. Jika tidak, kelompok pejuang itu bersumpah untuk menghancurkan Israel. Sementara Israel juga berencana untuk melanjutkan perang sampai kapasitas pemerintahan dan militer Hamas dibubarkan.

Saat ini, lebih dari 130 sandera masih ditahan di Gaza, termasuk perempuan dan anak-anak.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jenderal Lebanon Dibunuh Israel, Hizbullah: Kejahatan Keji!

57 tahun lalu

AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya

57 tahun lalu

Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza

57 tahun lalu

Mobil Dibom Israel, Jenderal Angkatan Darat Lebanon Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal