Menkeu AS Peringatkan Negara-Negara Tak Balas Dendam Penerapan Tarif

Puti Aini Yasmin
Menkeu AS Scott Bessent ingatkan negara yang terkena penerapan tarif tak balas dendam. (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent memperingatkan negara-negara yang terkena penerapan tarif untuk tidak membalas dendam. Jika hal itu terjadi, ia mengatakan ada kemungkinan tarif meningkat.

"Saya tak menyarankan negara mana pun untuk panik. Saya tidak akan mencoba membalas, karena selama Anda tak membalas, ini adalah angka tertinggi yang dikenakan" kata Bessent dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg dikutip iNews.id, Kamis (3/4).

Bessent yakin pasar dapat yakin tarif yang ditetapkan ini bisa diperbaiki selama tidak ada balas dendam yang terjadi. Diketahui, sejumlah negara berusaha untuk bernegosiasi, tetapi semua tergantung pada Presiden Donald Trump.

"Saat ini, saran saya kepada setiap negara adalah untuk tidak membalas. Mari kita lihat bagaimana keadaannya, karena jika Anda membalas, keadaan akan meningkat," tutur dia.

Sebagai informasi, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menandatangani instruksi presiden pemberlakukan tarif masuk terbaru. Dari 180 negara, sebanyak 85 di antaranya dikenakan tarif dengan 10 persen ke atas.

Kamboja menjadi negara paling terdampak perang dagang dengan AS karena besaran tarifnya paling besar yakni 49 persen, disusul dengan Laos dan Madagaskar, masing-masing 47 persen.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

57 tahun lalu

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran

57 tahun lalu

Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran

57 tahun lalu

Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal