Mengenal Bom Klaster dan Cara Kerjanya, Bisa Hancurkan Area 30.000 Meter Persegi

Tika Vidya Utami
Mengenal bim klaster yang akan dikirim AS ke Ukraina (Foto: Reuters)

Saat meledak, bom akan menyebarkan pecahan peluru yang dirancang untuk membunuh pasukan atau menghancurkan kendaraan lapis baja seperti tank dalam area yang luas. 

Diketahui, AS mempunyai persediaan bom klaster DPICM. Pada 2016, senjata tersebut tidak digunakan setelah dihentikan secara bertahap.

Bom yang diberikan AS ke Ukraina mempunyai tabung yang membawa 88 subamunisi. Setiap bom memiliki jangkauan mematikan sekitar 10 meter persegi. Secara umum satu tabung bisa mencakup area hingga 30.000 meter persegi. Hal ini tergantung pada ketinggian saat bom utama dilepaskan. 

Bom yang terdapat di DPICM mempunyai muatan yang ketika menyerang tank atau kendaraan lapis baja bisa menciptakan jet logam yang melubangi lapis baja logam. 

Mengapa Banyak Negara yang Melarang Pemakaian Bom Klaster?

Diketahui, bom klaster dilarang oleh lebih dari 100 negara. Hal ini karena bahaya yang ditimbulkannya untuk warga sipil. Biasanya bom klaster melepaskan banyak bom kecil yang bisa membunuh tanpa pandang bulu di area yang luas. Tak hanya itu, bom yang tidak meledak bisa bertahan di tanah selama bertahun-tahun sebelum meledak.

Kelompok hak asasi manusia bahkan menggambarkan bom klaster atau amunisi tandan sesuatu yang “menjijikkan” serta penggunaannya sebagai kejahatan perang. Rusia maupun Ukrania sudah menggunakan amunsi tandan sejak dimulainya invasi pada Februari 2022. 

Sebagian besar negara di dunia telah melarang penggunaan senjata ini melalui Konvensi Amunisi Tandan (CCM) yang melarang penimbunan, produksi, hingga pengirimannya. Meski lebih dari 100 negara telah bergabung dalam konvensi tersebut, namun Amerika Serikat, Ukraina, Rusia, serta 71 negara lainnya belum ikut serta.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

57 tahun lalu

Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone

57 tahun lalu

Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal