Mendagri Libya Fathi Bashagha Lolos dari Upaya Pembunuhan

Djairan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Libya, Fathi Bashagha, lolos dari upaya pembunuhan. (Foto: Reuters)

Libya, negara Afrika Utara sebagai penghasil minyak, telah terpecah antara pemerintahan versi Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diklaim diakui secara internasional, dengan pemerintahan versi tandingan di timur. Keduanya didukung oleh berbagai aktor lokal dan internasional.

Bashagha adalah Mendagri GNA yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak Oktober 2018, yang sebelumnya difavoritkan dan digadang-gadang untuk menggantikan pimpinan terakhir, Fayez al-Sarraj.

Namun, posisi itu akhirnya jatuh ke tangan Abdul Hamid Dbeibah, pengusaha berusia 61 tahun dari Misrata yang dipilih sebagai perdana menteri oleh delegasi Libya dari kedua belah pihak, pada pembicaraan damai yang dimediasi oleh PBB di Jenewa, Swiss, bulan lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

AS Akan Serang Iran Habis-habisan jika Terus Ulur Waktu Sepakati Perdamaian

57 tahun lalu

RI Serukan Kolaborasi Dunia Jaga Konservasi Mangrove di Forum PBB, Mitigasi Perubahan Iklim

57 tahun lalu

Indonesia Ajak Dunia Tetap Fokus Lindungi Hutan di Tengah Ketegangan Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal