Menang Banyak! Thailand dan Kamboja Cuma Kena Tarif 19% dari Trump

Anton Suhartono
Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif masuk 19 persen kepada Thailand dan Kamboja, jauh di bawah angka awal (Foto: Thai PBS))

Defisit perdagangan AS dengan Thailand mencapai 45,6 miliar dolar AS pada 2024, naik 11,7 persen dibandiingkan tahun sebelumnya.

Tarif 19% untuk Kamboja

Trump juga memberlakukan besaran tarif yang sama kepada Kamboja. Wakil Perdana Menteri Kamboja Sun Chanthol mengatakan, tarif 19 persen bisa mencegah negaranya dari keruntuhan industri sektor garmen dan alas kaki yang sangat vital.

Juru runding tarif ulung tersebut berterima kasih kepada Trump atas pengertiannya dalam negosiasi, sehingga Kamboja mendapat pengurangan tarif masuk dari 49, 36, kemudian turun lagi menjadi 19 persen.

"Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada Presiden Trump karena telah memberikan tarif yang kompetitif dibandingkan dengan negara-negara tetangga kami dan menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Trump atas intervensi mulianya untuk gencatan senjata dan perdamaian," kata Chanthol.

Jika AS mempertahankan tarif 49 atau 36 persen, lanjut dia, industri paling vital Kamboja akan runtuh. Dia merujuk pada sektor manufaktur garmen dan alas kaki, penggerak ekonomi terbesar negara berpenduduk 17,6 juta jiwa itu.

"Orang-orang akan pergi ke Indonesia, Vietnam, perbedaan 16 persen sangat besar. Kami bisa hidup dengan (selisih) 5 persen, berapa pun di sekitar itu. Kami sangat berterima kasih, karena telah melindungi industri kami dan para karyawan," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
33 menit lalu

Iran Deklarasikan Perang Skala Penuh Lawan AS

6 jam lalu

Konflik Memanas, Houthi Terapkan Blokade Laut Arab Saudi

20 jam lalu

Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

2 hari lalu

Legenda Spanyol Dicekal Masuk AS jelang Final Piala Dunia 2026, Minta Bantuan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal